sosial media

Minggu, Agustus 31, 2025

Perguruan Muhammadiyah Medalem Semarakkan Karnaval Budaya 2025, Teguhkan Komitmen Pendidikan dan Kebudayaan

Gambar: Semarak Karnaval Perguruan Muhammadiyah Medalem/Ahmad Yunus 
MI Muhda - Suasana Desa Medalem pada Ahad, 31 Agustus 2025 dipenuhi kemeriahan. Perguruan Muhammadiyah Medalem sukses menggelar Karnaval Budaya yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa, guru, wali murid, forum pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.

Acara karnaval diberangkatkan langsung oleh Bapak Munari selaku Kepala Desa Medalem pada pukul 13.30 WIB. Sejak pukul 13.00 WIB, para peserta sudah memenuhi area start untuk mempersiapkan barisan sehingga kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Karnaval Budaya tahun ini melibatkan siswa-siswi PAUD Mentari Indah, TK ABA, dan MI Muhammadiyah Medalem. Kehadiran wali murid, organisasi masyarakat, serta pemuda desa turut menambah semarak jalannya acara.

Kostum Drumband hingga Busana Adat Nusantara

Para peserta tampil dengan kostum yang memikat perhatian penonton. Siswa kelas 5 dan 6 mengenakan seragam drumband, sedangkan siswa kelas 1 hingga 4 berlenggak-lenggok dengan busana adat daerah. Tiap kelas juga menghadirkan maskot khas sebagai ikon karnaval. Guru PAUD, TK, dan MI tampil kompak dengan seragam songket berasal dari Palembang, sementara wali murid dan masyarakat menunjukkan busana khas masing-masing dengan tetap menjunjung norma kesopanan.

Formasi barisan karnaval diatur secara tertib. Barisan pertama diisi oleh regu drumband, disusul maskot dari PAUD, TK, kelas 1–4, serta wali murid. Setelah itu, barisan siswa PAUD, TK, dan MI berjalan berurutan, lalu ditutup oleh forum pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum.

Rute dan Rest Point Jadi Sorotan

Rute karnaval dimulai dari depan kediaman Kepala Desa Medalem menuju Dusun Ngangkrok, Dusun Ganggang, lalu berbelok ke selatan menuju Dusun Kelor, sebelum akhirnya finish di halaman Perguruan Muhammadiyah Medalem.

Untuk menunjang kelancaran, panitia menyiapkan tiga titik pemberhentian atau rest point, yakni di perempatan Dusun Ngangkrok, perempatan Dusun Ganggang, dan depan rumah Bapak Lasmuri di Dusun Kelor. Titik pemberhentian ini memberikan kesempatan peserta untuk beristirahat sekaligus menyemarakkan jalannya karnaval.

Setelah mencapai garis finish, peserta disambut dengan konsumsi berupa nasi bungkus dan air mineral yang disiapkan panitia. Kehadiran masyarakat yang berinisiatif memberikan konsumsi tambahan di rest point juga menambah semangat kebersamaan serta mempererat ikatan antara peserta dan warga.

Ajang Pendidikan, Budaya, dan Kebersamaan

Perguruan Muhammadiyah Medalem menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik dalam bentuk dukungan, sumbangan, maupun kehadiran langsung. Diharapkan, Karnaval Budaya ini dapat menjadi agenda tahunan yang mempererat tali silaturahmi, mengembangkan kreativitas, sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa pada generasi muda.

Dengan terselenggaranya acara ini, Perguruan Muhammadiyah Medalem kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga membangun kebersamaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia.


Penulis: Ahmad Yunus

Editor: Sulistia Ningrum Ayu Widati 

Tags :

Tombol Share Media Sosial

MI MUHAMMADIYAH MEDALEM

KH AHMAD DAHLAN

  • " Aku titipkan Muhammadiyah kepadamu
  • " Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari kehidupan di dalam Muhammadiyah
  • " Menjadi apa saja, kembalilah ke Muhammadiyah

Bagian info pribadi
  • : MI Muhammadiyah Medalem
  • : Ganggang - Medalem - Modo - Lamongan - Jawa Timur - Indonesia
  • : mimmedalem@gmail.com
  • : 085604463884
/Personal info section

Posting Komentar

Tedbree Logo
Operator Sekolah Silakan bertanya kepada kami. Kami siap membantu Anda
Halo, Ada yang bisa kami bantu? ...
Kirim